Selasa, 10 September 2013

Lebih dari Sahabat



Monde itu cerewet...Monde itu super bawel...Seakan-akan di dunia ini dia anggep jadi wanita paling cantik diseluruh jagad raya. Itulah dia...

Dalam hidupnya penampilan yang nomer satu katanya. Selalu jadi wanita yang paling cantik dan baik. Tingkah pola nya itu kadang membuat orang bertanya-tanya...”Adakah wanita seperti ini?”. Anak manja yang berusaha untuk mandiri. Entah kapan dan dimana aku bertemu dengan wanita ini. Bila diingat kurang begitu paham aku bisa kenal dirinya. Sebenarnya momen yang teringat hanya kelakuan o’onnya dia. Tak disangka kelakuan kocaknya itu mempertemukan kita. Dia wanita yang berusaha untuk mencari kehidupan yang sesungguhnya. Mungkin orang akan menyangka dia cuma sekedar wanita manja yang o’on. Tapi sesungguhnya dirinya lah orang yang mengajariku banyak hal. 

Dia orang pertama yang mengakui keberadaanku sebagai sahabatnya, malah lebih dari sahabat. Sebenarnya dia adalah orang yang ingin selangkah lebih maju. Kelemahannya adalah kasih sayang. 

Sudah hampir 3 bulan kami bersama. Banyak perjalanan hidup yang sudah kita lewati. Sering bercanda, malah sering juga berantem. Entah aku yang terlalu egois atau dirinya yang terlalu sensitif. Sesungguhnya hatinya begitu mulia, Cuma lingkungan yang terlalu wah dengan segala apa yang dia dapatkan membuat dirinya kurang terlalu peka tentang dirinya. Hebat dalam menghadapi cobaan tapi lemah dalam keteguhan hati untuk menuju masa depan. Tapi dia adalah wanita yang yang super baik dan begitu berarti dalam hidupku.

Hampir setiap ada masalah dalam perkuliahan kita selalu bersama-sama. Selalu saja banyak hal yang kita alami. Aku kira hal seperti ini harus terus diperjuangkan. Aku menganggap sahabat itu lebih dari sepotong kata. Aku ingin arti sahabat ini mempunyai arti sampai kapanpun. Aku memang sampah dalam hidup ini tapi aku tak ingin menjadi lebih dari sampah. Orang yang melanggar aturan memang sampah tapi orang yang meninggalkan sahabatnya saat dia terjatuh adalah orang yang lebih buruk dari sampah.

Entah aku tak bisa mengingatnya seperti apa saat aku terakhir bertemu dengannya. Seingatku dia masih menjadi wanita yang tangguh dalam jalan hidupnya. 

Aku ingin dia kembali pada kami, sahabat-sahabatnya. Kembali untuk jadi seorang Monde yang dulu, bukan wanita yang kenapa-kenapa. Aku akan mengingat ikatan ini sampai kapanpun. Semoga jalan hidupnya beruntung. Selalu yakin dengan jalan kepercayaannya. 



Aku akan selalu menunggu dirimu mon.....,, jadilah wanita yang kuat...selalu tersenyum....

Tidak ada komentar :

Posting Komentar