Kesuksesan diukur dari pencapaian sebuah kebanggaan dan cita-cita. Di luar rasa bersyukur akan nikmat yang masih diberikan, titik puncak sebuah kebanggaan akan keberhasilan dari sebuah cita-cita. Jika suatu cita-cita yang berasal dari dalam hati telah melahirkan suatu tekad yang tak terkalahkan oleh kata MENYERAH.
Ketika kita memiliki hati yang kekal abadi hingga kita mati, sejauh dan sedalam apapun berusaha untuk membuangnya, itu rasanya TIDAK AKAN MUNGKIN. Zat itu akan membekas selama-lamanya dalam diri kita. Semakin kita berusaha menghilangkannya, semakin suara itu terngiang disetiap deru nafas.
Lalu apa CITA-CITA saya saat ini dan selanjutnya?
"Karena kewajiban kamulan untuk tetap pada pendirian semula,
mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa
kita seluruhnya."
- Panglima Besar Jenderal Soedirman
Tidak ada komentar :
Posting Komentar